:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1925192/original/081615500_1519293020-1.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Permainan video atau video game tidak selamanya buruk. Beberapa peneliti mengatakan, gim tertentu ternyata bisa meningkatkan empati anak-anak, serta melatih kemampuan tersebut dengan mengubah koneksi saraf di otak.
Mengutip Independent Online pada Senin (20/8/2018), sebuah temuan menunjukkan anak-anak yang memainkan gim khusus yang dirancang untuk melatih empati dalam dua minggu, menunjukkan konektivitas yang lebih besar di jaringan otak, yang terkait dengan itu serta menentukan perspektif.
Beberapa juga menunjukkan perubahan jaringan saraf yang umumnya terkait dengan regulasi emosi. Menurut para peneliti, keterampilan ini penting bagi kelompok usia yang mulai berkembang.
"Kesadaran bahwa keterampilan ini sebenarnya dapat dilatih dengan video gim adalah penting, karena mereka adalah prediktor kesejahteraan emosional dan kesehatan sepanjang hidup, dan dapat dipraktikkan kapan saja, dengan atau tanpa video gim," kata penulis utama Tammi Kral, mahasiswa pascasarjana di Universitas Wisconsin-Madison, Amerika Serikat.
* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.
Saksikan juga video menarik berikut ini:
Asian Games 2018 resmi mempertandingkan eSports (electronic sports) meski baru sebagai pertandingan demonstrasi.
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2wfFwt9
0 Comments:
Post a Comment